Zahra Fitria
Staff MSDO
Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah menyelenggarakan kegiatan Oksitoksin: Pause & Conncet 2026 pada Sabtu, 3 Oktober 2026, dengan mengusung tema “Connection Makes Us Home” dan tajuk “OXYTREASURE: THE HIDDEN BOND”. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang kebersamaan bagi anggota HIMAFI untuk mempererat hubungan antardepartemen, membangun komunikasi, serta menumbuhkan rasa saling mengenal dan mendukung melalui rangkaian permainan kelompok dan refleksi bersama.
OKSITOKSIN: Pause & Connect 2026
Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah menyelenggarakan kegiatan Oksitoksin: Pause & Conncet 2026 pada Sabtu, 3 Oktober 2026, dengan mengusung tema “Connection Makes Us Home” dan tajuk “OXYTREASURE: THE HIDDEN BOND”. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang kebersamaan bagi anggota HIMAFI untuk mempererat hubungan antardepartemen, membangun komunikasi, serta menumbuhkan rasa saling mengenal dan mendukung melalui rangkaian permainan kelompok dan refleksi bersama.
A. Persiapan dan Berkumpulnya Peserta Sebelum kegiatan dimulai, panitia MSDO melakukan persiapan teknis, meliputi pengecekan perlengkapan permainan, pita identitas departemen, peta, petunjuk atau clue, QR code, serta kebutuhan dokumentasi. Panitia juga memastikan kesiapan setiap pos agar rangkaian permainan dapat berjalan sesuai mekanisme yang telah dirancang. Peserta dari masing-masing departemen kemudian berkumpul di titik awal kegiatan, yaitu Gerbang Utara Taman Margasatwa Ragunan. Setiap departemen menggunakan pita dengan warna berbeda sebagai identitas kelompok, yaitu Kaderisasi berwarna merah, Minbak kuning, Adkesma hijau, Sosro cokelat, BPH abu-abu, Litbang putih, dan Kominfo pink. Pita tersebut berfungsi sebagai penanda kelompok sekaligus bagian dari konsep visual kegiatan dan dokumentasi. Setelah seluruh peserta berkumpul, panitia melakukan pengarahan mengenai tujuan kegiatan, mekanisme permainan, alur perpindahan ant pos, serta aturan yang harus dipatuhi selama pelaksanaan treasure hunt. Peserta juga diingatkan untuk menjaga keamanan, tidak mengganggu departemen lain, serta tidak memindahkan atau mengambil pita yang bukan menjadi hak kelompoknya.
B. Pembukaan dan Permainan Awal Who’s the Fastest? Rangkaian permainan diawali dengan tantangan “Who’s the Fastest?” yang diikuti oleh seluruh departemen. Permainan ini bertujuan untuk membangun semangat peserta sekaligus menentukan urutan departemen dalam memperoleh peta dan petunjuk pertama. Melalui tantangan tersebut, setiap departemen dituntut untuk menunjukkan kecepatan, konsentrasi, dan koordinasi ant anggota tim. Departemen yang berhasil menyelesaikan tantangan lebih dahulu memperoleh kesempatan untuk mendapatkan peta dan clue pertama sesuai urutan yang telah ditentukan. Setelah memperoleh petunjuk, masing-masing departemen mulai melakukan pencarian pita identitas dan melanjutkan perjalanan menuju pos-pos permainan yang telah disiapkan oleh panitia MSDO.
C. Pelaksanaan Treasure Hunt Kegiatan dilanjutkan dengan empat tantangan utama yang dirancang untuk menguji kemampuan mengingat, komunikasi nonverbal, ketangkasan berpikir, serta kerja sama kelompok. Pada setiap pos, peserta diberikan waktu untuk menyelesaikan tantangan dan melanjutkan pencarian petunjuk berikutnya. Berdasarkan rancangan teknis, setiap pos memiliki alokasi waktu 10 menit untuk tantangan dan 5 menit untuk perpindahan. Panitia juga melakukan koordinasi ant pos untuk memastikan kelancaran pergerakan peserta. Pos Memory Minute Pada pos pertama, peserta mengikuti tantangan “Memory Minute” yang menguji daya ingat dan ketelitian. Setiap departemen diberikan kesempatan untuk mengamati sebuah gambar selama satu menit, dengan tambahan waktu 30 detik dari penjaga pos. Setelah gambar ditutup, peserta diberikan waktu diskusi selama dua menit untuk mengingat dan menyebutkan sebanyak mungkin objek yang terdapat dalam gambar. Tantangan ini menekankan pentingnya konsentrasi, kemampuan mengingat, serta kerja sama dalam menyatukan informasi yang diperoleh setiap anggota tim. Setelah menyelesaikan tantangan sesuai ketentuan, peserta memperoleh kata kunci pertama, yaitu “CONNECTION”, untuk digunakan pada tantangan akhir. Pos Emoji Communication Pada pos kedua, peserta mengikuti permainan “Emoji Communication” yang berfokus pada kemampuan komunikasi dan pemahaman pesan tanpa menggunakan kata-kata. Peserta harus menyampaikan rangkaian emoji melalui ekspresi wajah dan gerakan tubuh secara berurutan hingga pesan dapat diterima dan ditebak oleh anggota terakhir. Tantangan ini mengharuskan setiap anggota untuk memperhatikan gerakan, memahami informasi, serta menyampaikan pesan dengan tepat. Melalui permainan tersebut, peserta diajak memahami bahwa komunikasi yang efektif tidak hanya bergantung pada kata-kata, tetapi juga pada kemampuan membaca dan memahami satu sama lain. Setelah berhasil menyelesaikan tantangan, departemen memperoleh kata kunci kedua, yaitu “MAKES”, dan melanjutkan perjalanan menuju pos berikutnya. Pos Goat Word Battle Pada pos ketiga, peserta menghadapi tantangan “Goat Word Battle” atau sambung kata. Setiap anggota harus melanjutkan kata berdasarkan dua huruf terakhir dari kata sebelumnya dengan batas waktu yang telah ditentukan. Peserta tidak diperbolehkan mengulang kata maupun menggunakan nama orang atau tempat. Permainan ini menguji kecepatan berpikir, penguasaan kosakata, dan kekompakan dalam mengambil keputusan. Setiap anggota dituntut untuk tetap fokus agar rangkaian kata dapat berlanjut tanpa terputus. Setelah menyelesaikan tantangan, peserta memperoleh kata kunci ketiga, yaitu “US”, yang menjadi bagian dari pesan utama kegiatan. Pos Monkey See, Monkey Do! Pada pos keempat, peserta mengikuti tantangan “Monkey See, Monkey Do!” yang menguji ketelitian dalam mengamati dan menirukan gerakan. Penjaga pos memberikan contoh rangkaian gerakan tertentu tanpa menggunakan instruksi verbal, kemudian seluruh anggota departemen harus mengingat dan menirukan urutan gerakan tersebut secara tepat. Tantangan ini menjadi bentuk permainan yang menggabungkan konsentrasi, koordinasi, dan kerja sama. Peserta harus saling memperhatikan agar tidak terjadi kesalahan urutan gerakan. Setelah berhasil menyelesaikan tantangan terakhir, departemen memperoleh kata kunci keempat, yaitu “HOME”, yang melengkapi rangkaian kata “CONNECTION MAKES US HOME”.
D. Final Connection Challenge dan Dokumentasi Mini Vlog Setelah menyelesaikan seluruh pos, peserta diarahkan menuju area akhir untuk mengikuti Final Connection Challenge. Pada tahap ini, setiap departemen menggabungkan seluruh kata kunci yang telah dikumpulkan selama perjalanan, yaitu “CONNECTION”, “MAKES”, “US”, dan “HOME”. Penggabungan kata tersebut menjadi simbol bahwa hubungan yang kuat terbentuk melalui komunikasi, kerja sama, dan kesediaan untuk saling mendukung. Peserta kemudian menyampaikan pesan utama “Connection Makes Us Home” sebagai representasi dari tujuan kegiatan Oksitoksin. Selain tantangan utama, setiap departemen juga mengikuti Mini Vlog Challenge dengan durasi 1–3 menit. Dokumentasi tersebut memuat seluruh anggota kelompok, proses kerja sama, momen lucu atau spontan, serta pesan mengenai kebersamaan. Hasil dokumentasi menjadi bagian dari kenangan kegiatan sekaligus bentuk kreativitas masing-masing departemen.
E. ISHOMA Setelah rangkaian permainan dan aktivitas di lokasi kegiatan selesai, peserta diarahkan untuk melaksanakan istirahat, salat, dan makan (ISHOMA). Waktu ISHOMA berlangsung pada rentang pukul 11.10–13.10 WIB sesuai catatan rundown. Pada sesi ini, peserta diberikan kesempatan untuk beristirahat, memenuhi kebutuhan pribadi, dan mempersiapkan diri sebelum mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya. Panitia juga melakukan koordinasi untuk memastikan peserta dapat kembali berkumpul dan mengikuti sesi lanjutan dengan tertib.
F. Sharing dan Refleksi Kebersamaan Setelah ISHOMA, kegiatan dilanjutkan dengan sesi sharing dan refleksi yang berlangsung sekitar pukul 13.10–13.40 WIB. Sesi ini menjadi ruang bagi peserta untuk menyampaikan pengalaman, kesan, serta hal-hal yang diperoleh selama mengikuti rangkaian Oksitoksin. Melalui sesi tersebut, peserta diajak merefleksikan pengalaman selama permainan, mulai dari proses bekerja sama, menghadapi tantangan, berkomunikasi, hingga membangun kedekatan dengan anggota departemen lainnya. Sesi ini juga menjadi pengingat bahwa kegiatan Oksitoksin tidak hanya berorientasi pada penyelesaian permainan, tetapi juga pada terbentuknya rasa saling mengenal, kepedulian, dan hubungan kekeluargaan antardepartemen HIMAFI. G. Affirmation Jar dan Penyampaian Pesan Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi Affirmation Jar sebagai bentuk apresiasi dan penguatan emosional bagi seluruh peserta. Dalam sesi ini, peserta memperoleh pesan afirmasi yang berisi kalimat positif mengenai perjalanan, perjuangan, dan kebersamaan selama menjalani kehidupan perkuliahan serta berorganisasi. Pesan afirmasi tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki peran dan nilai dalam keluarga besar HIMAFI. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk saling memberikan dukungan dan menyadari bahwa perjalanan organisasi tidak harus dilalui seorang diri. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk menuliskan pesan atau surat mengenai hal hal yang ingin disampaikan kepada HIMAFI pada akhir periode kepengurusan. Surat tersebut dikumpulkan sebagai bagian dari kenangan bersama dan direncanakan untuk dibuka kembali pada kegiatan Oksitoksin berikutnya. H. Pembagian Snack dan Apresiasi Nominasi Departemen Sebagai bentuk kebersamaan dan apresiasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian snack yang telah dipersiapkan oleh masing-masing departemen. Pembagian ini menjadi salah satu bentuk simbolis bahwa setiap departemen memiliki kontribusi dalam menciptakan suasana kekeluargaan selama kegiatan berlangsung. Selain pembagian snack, panitia juga memberikan nominasi unik kepada beberapa departemen sebagai bentuk penghargaan yang dikemas secara ringan dan menghibur. Adapun nominasi yang diberikan adalah sebagai berikut: Departemen Sosro memperoleh nominasi “Paling Pinter dan Jago”. BPH memperoleh nominasi “Paling Gigih”. Departemen Adkesma memperoleh nominasi “Paling Kasihan”. Departemen Kaderisasi memperoleh nominasi “Paling Plenger”. Departemen Minbak memperoleh nominasi “Paling Terserah”. Departemen Kominfo memperoleh nominasi “Paling Cantik”. Pemberian nominasi tersebut disambut sebagai bagian dari suasana keakraban dan hiburan dalam kegiatan. Melalui apresiasi ini, diharapkan setiap departemen dapat membawa pulang kenangan menyenangkan serta semakin mempererat hubungan satu sama lain. I. Penutupan Kegiatan Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, MC menyampaikan penutupan sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Oksitoksin HIMAFI 2026. Penutupan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran kegiatan. Seluruh peserta kemudian diarahkan untuk mengikuti sesi dokumentasi foto bersama sebagai bentuk kenang-kenangan atas kebersamaan yang telah terjalin. J. Operasi Semut Sebagai rangkaian akhir kegiatan, seluruh peserta dan panitia melaksanakan operasi semut atau kegiatan membersihkan area yang telah digunakan selama pelaksanaan Oksitoksin. Kegiatan ini dilakukan dengan mengumpulkan sampah, merapikan perlengkapan, serta memastikan area kegiatan kembali bersih dan tertata. Operasi semut menjadi bentuk tanggung jawab bersama terhadap lingkungan sekaligus penerapan nilai kepedulian dan kerja sama yang telah dibangun sepanjang kegiatan. Setelah seluruh rangkaian selesai, kegiatan Oksitoksin HIMAFI 2026 resmi diakhiri.